Tanjungbalai, 8 September 2026 – Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Ilmi Tanjungbalai, Ibu Rizki Ananda Putri, M.Pd., bersama Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjung Balai melaksanakan kegiatan Penyuluhan Hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah dengan mengangkat tema “Bahaya Narkoba dan Pencegahan Bullying”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, bertempat di SMP Negeri 13 Kota Tanjung Balai, dan diikuti oleh sekitar 50 orang pelajar.
Kegiatan penyuluhan hukum ini merupakan salah satu bentuk edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya memahami hukum, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan (bullying). Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar, sehingga mereka mampu mengenali berbagai bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan jajaran Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjung Balai, yaitu Kasubsi I Intelijen, Putri Ayutia Damanik, S.H.; Kasubsi II Intelijen, Haposan Sibarani, S.H.; Jaksa Fungsional Bidang Intelijen, Sitilisa Br Tarigan, S.H., M.H.; dan Aji Bagus Haman Dani, S.H., serta staf Intelijen lainnya. Kehadiran para pemateri dari Kejaksaan Negeri Tanjung Balai memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai persoalan hukum yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah dan pergaulan remaja.

Tingkatkan Kesadaran Pelajar terhadap Bahaya Narkoba
Salah satu materi utama dalam penyuluhan ini adalah bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda. Pelajar sebagai bagian dari generasi penerus bangsa perlu mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai risiko penyalahgunaan narkoba, baik terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, maupun masa depan mereka.
Melalui penyampaian materi dan edukasi hukum, para pelajar diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan pergaulan serta berani mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi ajakan atau tekanan untuk mencoba narkoba. Pengetahuan mengenai konsekuensi hukum juga menjadi aspek penting agar para pelajar memahami bahwa penyalahgunaan dan peredaran narkoba dapat menimbulkan dampak serius bagi individu, keluarga, dan masyarakat.
Edukasi semacam ini perlu diberikan sejak usia sekolah agar kesadaran untuk hidup sehat, bertanggung jawab, dan taat hukum dapat tumbuh menjadi bagian dari karakter generasi muda. Dengan demikian, para pelajar tidak hanya memperoleh pengetahuan secara akademik, tetapi juga memiliki bekal untuk menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sosial.
Cegah Bullying dan Wujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman
Selain membahas bahaya narkoba, kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini juga mengangkat isu pencegahan bullying atau perundungan yang masih menjadi perhatian dalam dunia pendidikan. Perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk, baik berupa tindakan fisik, ucapan yang merendahkan, pengucilan, maupun perilaku lain yang dapat membuat seseorang merasa terancam, takut, atau tidak nyaman di lingkungan sekolah.
Melalui materi pencegahan bullying, para pelajar diharapkan dapat memahami pentingnya menghormati perbedaan, menjaga perkataan dan tindakan, serta membangun hubungan pertemanan yang dilandasi rasa saling menghargai. Setiap pelajar memiliki hak untuk belajar dan berkembang dalam lingkungan yang aman tanpa mengalami intimidasi atau perlakuan yang merendahkan martabatnya.
Para pelajar juga perlu memahami bahwa tindakan perundungan bukanlah bentuk candaan yang dapat dibenarkan apabila menyebabkan orang lain merasa tertekan atau dirugikan. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian bersama dari seluruh warga sekolah untuk mencegah terjadinya perundungan, memberikan dukungan kepada teman yang mengalami perlakuan tidak menyenangkan, serta melaporkan kejadian kepada guru atau pihak sekolah yang dapat memberikan bantuan.
Dengan adanya edukasi tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif di kalangan pelajar untuk menjadi bagian dari solusi, bukan justru menjadi pelaku atau membiarkan terjadinya perundungan. Lingkungan sekolah yang positif hanya dapat terwujud apabila seluruh warga sekolah berperan aktif dalam menciptakan suasana belajar yang aman, inklusif, dan saling mendukung.
Wujud Nyata Pengabdian kepada Masyarakat oleh Dosen
Keterlibatan Ketua LPM STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai, Ibu Rizki Ananda Putri, M.Pd., dalam kegiatan penyuluhan hukum ini juga menjadi salah satu contoh pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran serta penelitian, tetapi juga berperan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, edukasi, dan kegiatan pemberdayaan.
Pengabdian kepada masyarakat merupakan sarana bagi dosen dan sivitas akademika untuk mengimplementasikan kompetensi serta pengetahuan yang dimiliki agar dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Dalam konteks ini, penyuluhan hukum di lingkungan sekolah menjadi bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan literasi hukum, pembentukan karakter, dan perlindungan generasi muda.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peran dosen dapat melampaui ruang perkuliahan. Dosen dapat terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan edukatif dan sosial yang menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai persoalan hukum, pencegahan penyalahgunaan narkoba, dan pembentukan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan.
Bagi STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai, keterlibatan dosen dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kolaborasi dengan instansi pemerintah, lembaga penegak hukum, serta institusi pendidikan diharapkan dapat memperluas jangkauan pengabdian sekaligus meningkatkan manfaat kegiatan akademik bagi masyarakat Kota Tanjungbalai.
Selain itu, kegiatan lintas lembaga ini membuka ruang kolaborasi dalam menyampaikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Sinergi antara perguruan tinggi dan Kejaksaan Negeri Tanjung Balai menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kesadaran hukum serta membangun kepedulian bersama terhadap masa depan pelajar.
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Penegakan Hukum di Kota Tanjungbalai
Pelaksanaan program Jaksa Masuk Sekolah di SMP Negeri 13 Kota Tanjung Balai memperlihatkan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesadaran hukum.
Sekolah, perguruan tinggi, keluarga, dan instansi penegak hukum memiliki peran yang saling melengkapi dalam membimbing generasi muda agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, serta memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Melalui kegiatan penyuluhan hukum, pelajar memperoleh ruang untuk mengenal persoalan hukum secara lebih dekat dan memahami pentingnya menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran sekitar 50 pelajar dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan edukasi hukum di lingkungan pendidikan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sekolah, keluarga, dan masyarakat, sehingga nilai-nilai antinarkoba, antiperundungan, kepedulian, serta penghormatan terhadap sesama dapat terus ditumbuhkan.
Ke depan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan dosen dan berbagai mitra strategis diharapkan dapat terus dikembangkan dengan tema-tema yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat semakin berperan sebagai pusat pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai menegaskan pentingnya kontribusi sivitas akademika dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat. Keterlibatan Ketua LPM STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai bersama Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjung Balai dalam program Jaksa Masuk Sekolah menjadi salah satu wujud sinergi edukatif untuk membangun generasi muda yang sadar hukum, berkarakter, serta mampu berkontribusi positif bagi kemajuan Kota Tanjungbalai.
Diharapkan, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat lainnya, sehingga kehadiran perguruan tinggi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.