Tanjungbalai, Sabtu, 06 Juni 2026 – Sebagai bentuk implementasi salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Sabtu, 06 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Pada kesempatan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mengusung tema “Urgensi Pengelolaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja di LKP Mandiri Kursus.” Tema ini dipilih sebagai respons terhadap pentingnya pengelolaan program pendidikan nonformal yang mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja yang terus mengalami perkembangan.
Melalui kegiatan ini, para dosen STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai memberikan edukasi, pendampingan, serta berbagi pengalaman mengenai strategi pengelolaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) yang efektif, terencana, dan berorientasi pada peningkatan mutu lembaga kursus dan pelatihan. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional, penyusunan program berbasis kebutuhan industri, penguatan kompetensi peserta didik, serta evaluasi program secara berkelanjutan.


Dalam pemaparannya, tim dosen menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah program pendidikan kecakapan kerja tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, tetapi juga dipengaruhi oleh manajemen lembaga yang baik, kualitas tenaga pendidik, kurikulum yang relevan, serta kemampuan lembaga dalam menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Oleh karena itu, pengelola lembaga kursus dituntut untuk terus berinovasi agar mampu menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan daya saing di tengah dinamika dunia kerja.
Kegiatan pengabdian berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta yang terdiri atas pengelola dan tenaga pendidik di LKP Mandiri Kursus. Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif mengikuti sesi penyampaian materi, diskusi, serta berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan lembaga pendidikan nonformal. Interaksi tersebut menjadi ruang kolaboratif untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyelenggaraan program pendidikan kecakapan kerja.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas lembaga pendidikan nonformal sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

Selain menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab akademik dosen dalam mengimplementasikan hasil keilmuan yang dimiliki agar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Hal ini sejalan dengan komitmen STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan melalui berbagai kegiatan pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Ke depan, STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai akan terus mendorong dosen untuk aktif melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdampak. Diharapkan, setiap program pengabdian yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STAI Nurul Ilmi Tanjungbalai kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Semoga hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam meningkatkan kualitas pengelolaan Program Pendidikan Kecakapan Kerja, sehingga mampu mencetak lulusan yang siap kerja, produktif, dan berdaya saing tinggi.




